Guru Penggerak Ideal
Mendengar kata "Lokakarya" selalu senang dan tentunya penuh antusias. Karena jujur secara pribadi saya menganggap kegiatan Lokakarya sebagai refreshing yang berfaidah karena pasti saya akan mendapatkan banyak pencerahan dari guru-guru hebat di Kabupaten Serang.
Lokakarya adalah salah satu rangkaian kegiatan yang harus diikuti oleh calon guru penggerak (CGP) dalam program pendidikan guru penggerak. Salah satu program kegiatan yang menurut saya sangat lama dan benar-benar butuh energi ekstra dan kesabaran tentunya.
Lokakarya 1 Kabupaten Serang Provinsi Banten dilaksanakan pada hari Sabtu (20/11/2021) di Hotel Horison Ultima Ratu. Selain diikuti oleh Calon Guru Penggerak dan Pengajar Praktik, lokakarya ini juga sangat didukung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang. Sebagai bentuk dukunga dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr. H. Asep Nugrahajaya, M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan, H. Amar Ma'ruf, S.Pd., MM selaku Kabid Pembinaan SD, dan Dra. Yani Susantiana selaku Kabid Pembinaan Ketenagaan.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, yaitu Dr. H. Asep Nugrahajaya, M.Pd. Pada saat pembukaan kata-kata motivasi dan semangat dari beliau membuat peserta semakin bersemangat. Humor dan canda ringan dari beliau membuat susana menjadi cair dan rileks. Beliau berpesan kegiatan ini ibarat pitstop yang dilakukan para pembalap yang nantinya setelah kegiatan ini guru-guru bisa kembali bergerak cepat kembali. Dan beliau selalu menitik beratkan bahwa semua yang kita lakukan, semua inovasi yang guru lakukan semuanya harus bermuara kepada murid.
Setiap hendak bertemu dengan CGP baik pada saat pendampingan atau lokakarya saya selalu mengosongkan gelas dan menyiapkan diri belajar banyak hal dari mereka. Begitupun pada kegiatan lokakarya ini.
Dan ketika saya mendengarkan penjelasan kompetensi diri yang dikorelasikan dengan kompetensi guru penggerak, jujur saya merinding saat menyimak semua hal yang teman-teman sampaikan. Yang awalnya pesimis dengan dunia pendidikan saat ini, tapi setelah bertemu dan berdiskusi dengan guru-guru hebat, saya semakin yakin bahwa masih ada secercah harapan untuk dunia pendidikan saat ini.
Ternyata merekapun saling mengagumi, memengaruhi, bersinergi, dan saling berkolaborasi. Ini dapat terlihat pada sesi saling berbagi rencana pengembangan diri yang akan mereka lakukan tiga bulan ke depan. Semuanya mempunyai visi dan misi yang jelas dalam memajukan pendidikan dan menciptakan pembelajaran yang berpihak kepada murid. Saling memberikan masukan terkait kekhawatiran yang dapat menghambat target mereka selama 3 bulan ke depan. Tak lupa juga saling memberikan semangat yang disertai canda tawa ringan yang membuat waktu berjalan lebih cepat dari biasaya.
"Teman-teman, terima kasih atas ilmu dan pengalamannya hari ini, terima kasih atas semua semangatnya hari ini. Dan mohon maaf atas semua salah dan khilaf. Sampai jumpa di kegiatan selanjutnya." Kata saya menutup agenda kegiatan lokakarya.
Sebagai penutup curhatan ga jelas ini, heheeh... saya sangat bersyukur bisa bertemu dengan guru-guru hebat di Kabupaten Serang. Bisa berjumpa dengan kelompok yang memiliki satu frekuensi adalah anugrah yang sangat besar. Semoga kita bisa menjadi setetes tinta yang memberi warna pada orang-orang disekitar kita yang tentunya dengan warna yang indah.
mantaap pa salam guru penggerak
BalasHapus