Halo sahabat...
Masih ingatkan apa itu PembaTIK..??
PembaTIK kepanjangan dari Pembelajaran berbasis TIK, merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO. Standar kompetensi TIK ini terdiri dari 4 level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi (4i leveling). Program menjadi agenda tahunan dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pusdatin) Kemdikbudristek sejak tahun 2018.
Di tahun 2021, dengan semangat mendukung kemajuan guru dan tenaga pendidik di Indonesia, Pusdatin Kemdikbudristek kembali menyelenggarakan kegiatan PembaTIK dengan 4 Level. Hal ini dilakukan sebagai upaya memajukan pendidikan di Indonesia dengan membekali guru-guru dengan kemampuan pemanfaatan TIK agar pembelajaran yang dilaksanakan lebih inovatif, sekaligus dalam rangka seleksi DUTA RUMAH BELAJAR.
Pembatik 2021 dimulai dari Bimtek Daring Level 1 (Literasi TIK) yang berlangsung di bulan April - juli dengan jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 80.000 peserta dari Seluruh Indonesia. Selanjutnya di level 2 (Implementasi TIK) yang berlangsung bulan Mei - Juli 2021 terseleksi menjadi 25.082 peserta dan di level 3 (Kreasi TIK) dibulan September - Oktober 2021 menjadi 4.070 peserta yang kemudian terseleksi kembali dilevel 4 (berbagi TIK) di bulan Oktober 2021 menjadi 30 peserta terbaik untuk setiap provinsi. Ketiga puluh peserta ini kemudian disebut sebagai Sahabat Rumah Belajar.
Berikut 30 Finalis Pembatik level 4 Tahun 2021 Provinsi Banten:
- Adi Sulystianto dari SD Negeri 1 Cipinang
- Ahmad Muttaqin dari SMAN 3 Cilegon
- Amalia Masterina Pertiwi dari MTsN 2 Pandeglang
- Bayu Aji Sunarto dari MTsN 2 Pandeglang
- Desi Pristiwanti dari SDN Kuranji
- Dewi Yuliani dari SMAN 10 Pandeglang
- Dewi Yulianti dari SMPN 23 Kota Serang
- Endah Isnaintri dari MTsN 2 Pandeglang
- Epi Suhaepi dari SMPN 19 Kota Tanggerang Selatan
- Erni Yuliati dari SMAN 2 KS Cilegon
- H. Satiri dari SMAN 1 Jawilan
- Hana Siti Komariyah dari MTsN 3 Pandeglang
- Holifah dari SMPN 3 Cilegon
- Irvan Fauzi dari MTsN 2 Pandeglang
- Juhariah Malik dari SDN Pisangan 01
- Julia Mulyanah dari SMP YP "17" 2 Cilegon
- Lanjar dari SMPN 10 Kota Serang.
- Lehadisti dari SDN 1 Pasireurih
- Mujib Khotibul Umami dari SMPN 3 Cikeusal
- Nindhita Dwi Mumpuni dari SDN Warung
- Oktavianti Nur Hasanah dari SMPN 11 Tanggerang
- R. Dedeh Rahmawati dari SMAN 1 Jawilan
- Saepul Fadilah dari SMK Muhammdiyah Cilegon
- Sanyo Saputra dari SMPN 25 Tanggerang
- Siti Daryanah dari SDN Cibonteng
- Siti Fatimah dari SDN Warakas 1
- Susanto dari SMP Mater Dei
- Tika Suminar dari SMPN 17 Tanggerang
- Yuly Suryandari dari SMP Islam Nurul Fikri
- Yuniaty Puspita dari SMK Penerbangan Aero Dirgantara
Sahabat Rumah Belajar adalah guru-guru terbaik dari Provinsi Banten yang telah melakukan inovasi pembelajaran dengan menghasilkan konten pembelajaran yang berkualitas. Di level 4 mereka akan berbagi pengetahuan dan berkolaborasi dengan rekan guru lainnya dalam pemanfaatan TIK dan portal Rumah Belajar. Peserta terbaik di level 4 ini akan dikukuhkan sebagai Duta Rumah Belajar yaitu perpanjangan tangan dari Pusdatin Kemendikbud dalam melakukan pengembangan dan pendayagunaan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) untuk pembelajaran di provinsinya terutama Portal Pembelajaran GRATIS dari pemerintah yaitu Rumah Belajar (belajar.kemdikbud.go.id).
Akhirnya...semangat berbagi dan berkolaborasi para Sahabat Rumah Belajar. Menjadi Duta Rumah Belajar hanyalah bonus dari rangkaian proses yang telah dan akan sahabat lalui. Namun saat ini, sahabat Rumah Belajar sudah menjadi inspirasi dan contoh bagi rekan guru lainnya yang terdepan dalam pemanfaatan TIK untuk pembelajaran sebagai sumbangsih bagi kemajuan Pendidikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar